Posted on

Saya tinggal perkampungan yang masyarakatnya belum menyadari pentingnya pendidikan. Mayoritas orang tua disana menyekolahkan anaknya hanya sampai SD, itupun kalo tamat. Bukan karena gak ada duit, sebagian mereka tergolong mampu dan mewah. Tapi dasar anak2 tidak bersemangat untuk melanjutkan sekolah dan juga tidak ada dorongan dari orang tua jadinya mereka hanya sampai pendidikan SD.

Seingat saya teman2 sekelas SD paling hanya 5 yang lanjut ke SMP, trus yang lanjut ke SMA mungkin hanya 2 orang. Hanya kami berdua yang terus sampe perguruan tinggi. Itupun teman saya kalo boleh dibilang termasuk orang yang paling kaya di kampung.

Tidak ada satupun keluarga disana yang adik beradik sekolah semua. Entah mengapa.

Entah mengapa juga saya dilahirkan dari orang tua yang berbeda dengan masyarakat kebanyakan. Orang tua termasuk yang pas-pasan. Pun begitu kakak saya bisa selesai kuliah, saya juga, adik saya. dan masih ada 3 adik saya yang 2 nya masih kuliah dan satunya yang kecil sekolah SD.

Orangtuaku merelakan hasil kebunnya tiap tahun habis tak bersisa untuk biaya pendidikan. bahkan terakhir rumah dijual agar kami bisa sekolah semua. Tidak ada penyesalan sama sekali walau kami tinggal dirumah kontrakan, asalkan semuanya bisa menyelesaikan kuliah.

Aku sangat bangga kepada kedua orang tua ku, dia tidak merasa hina walau tidak mempunyai harta yang banyak seperti tetangga2 dikampung.
Terimakasih ya Allah, engkau telah memberikan orang tua yang paling aku banggakan. ya Allah muliakanlah keduanya.  Berikan saya kesempatan untuk menaikkan haji.

4 Replies to “Orang tuaku yang saya banggakan (2)”

  1. salut!! zaman gini masih ada laki2 yang takzim dgn ortunya.
    biasanya yg dipikirkan oleh lk2 zmn skrg adlh wnta..but u’re not. sy jrg pny tmn model gini
    smg ortu mu bs naek haji

  2. Saudara Wandi,
    Acung jempol buat semangatmu yang pantang menyerah untuk sukses. Semoga niat baikmu untuk naik haji dan membantu orang tua terlaksana, itu adalah akhlak yang mulia.
    Semoga usaha bisnis saudara berjalan lancar.Percayalah do’a-do’a saudara2 yang lain akan mewujudlah cita-cita anda. So, meskipun daku tak mengenalmu lebih detail, tapi kita dalam komunitas IT yang juga sama-sama memajukan anak bangsa dan menyelamatkan generasi muda dari derasnya globalisasi yang “lose control” yang hampir2 tak terbendung dari 8 penjuru mata angin.
    Semoga Kita mendapat ridhoNya. amien.
    Succsess to you …saudara wandi.

  3. salut buat aswandi, saya kenal dia karena aku sering nanya ama dia, dia itu expert IT, n tongkrongnya dipolycom kalau gak salah,good luck ya

    yusuf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.