Posted by aswandi on November 12, 2011 ·
bagikan
Tanggal 20 oktober saya diminta untuk mempersiapkan sistem perhitungan pilkada banten 2011, pilkadanya sendiri tanggal 22 Oktober 2011, jadi saya hanya punya waktu 2 hari untuk mempersiapkan sistemnya, karena sudah biasa dan sistem software juga sudah ready maka tidak mengalami kendala berarti. Pertama kali yang saya lakukan adalah meminta data form C5 dari KPU, data saya terima dalam bentuk file MS Excell dan PDF, file tsb saya conver dulu jadi file MS Excell agar bisa di import kedalam database.
Setelah data nama-nama kabupaten, kecamatan, kelurahan dan jumlah tps tiap kelurahan sudah masuk dalam database, selanjutnya generate kode acak untuk setiap tps, ada 16.000 tps lebih jadi ada 16.000 kode yang berupa angka 1 sampai 9 sebanyak 6 digit yang harus digenerate dan tidak boleh ada yang sama. kode ini digunakan oleh saksi TPS untuk mengirim hasil suara di tps nya masing-masing. begitu sms diterima oleh pc server maka di cek apakah kode ada, bila ada kode tsb untuk kelurahan mana dan tps mana, sistem langsung memasukkan angka dalam sms ke database suara.
Posted by aswandi on October 13, 2011 ·
bagikan
Pilkada kota jogjakarta tgl 25 September 2011, salah satu tim sukses menggunakan software SMS Real Count dari www.software-pilkada.com. Jumlah TPS ada 839 TPS dari 45 kelurahan. model yang dipakai disana adalah data suara dikirim oleh kordes (koordinator desa) jadi hanya perlu input 45 nomor hp.
Model ini lebih bagus, karena hanya perlu memberikan training kepada 45 orang, ini jauh lebih mudah dibanding memberikan pelatihan kepada 839 saksi.
Posted by aswandi on October 12, 2011 ·
bagikan
perhitungan suara pilkada manual dengan excel
Menghitung jumlah perolehan suara setiap calon wajib dilakukan oleh tim sukses. perhitunga ini bisa dengan cara :
quick count, yaitu perhitungan cepat dengan menggunakan beberapa sampel tps, biasanya 200 tps saja,
real count, yaitu menghitung suara 100% TPS, data suara dikirim langsung dari TPS dan menggunakan telepon atau sms.
perhitungan manual, data diambil dari kertas C1 KWK. C1 KWK ini adalah bukti sah perolehan suara dari setiap tps dan harus ada tanda tangan dari ketua TPS dan saksi.
Posted by aswandi on October 8, 2011 ·
bagikan
quick real count pilkada muba
Info Berita : Quick Real Count Pilkada MUBA : Tanggal 27 September 2011 Kabupaten Musi Banyu Asin (MUBA) mengadakan pilkada, kali ini diikuti oleh 3 calon bupati : nomor urut 1 Dodi Alex Nurdin, yang merupakan anggota DPR RI dari Golkar dan juga anaknya Gubernur Sumsel Alex Noerdin, kebetulan saat itu perhitungan suara DODI menggunakan software saya, foto2nya bisa dilihat DISINI. Pasangan ke-2 calon independen, dan yang ke-3 Pahri Azhari, incumbent alias sedang menjabat bupati MUBA saat itu.
Pahri Azhari sendiri adalah dulunya wakil Bupati Muba periode 2006-2011, bupatinya adalah Alex Noerdin, pada thn 2008 bupati Alex Nordin meninggalkan jabatan bupati Muba agar bisa ikut Pilkada Sumsel, kebetulan saya yang buat software realcount nya, infonya klik SINI. Dan secara otomatis PAHRI azhari naik jadi bupati Muba.
Software Real Count ini bisa digunakan oleh KPU, Timses, LSM dan lembaga lain yg berkepentingan, kebetulan kali ini dipesen oleh Timses PAHRI.
Posted by aswandi on February 18, 2010 ·
bagikan
Beberapa fitur yang harus ada dalam software SMS Real Count agar tidak menjadi bermasalah adalah :
Apabila ada 2 sms yang masuk dan sama persis, maka software harus hanya menerima sms terakhir saja, jangan diterima keduanya karena akan menyebabkan duplikasi data.
harus ada fitur untuk input data manual.
Software harus bisa diakses dari beberapa komputer, agar cek dan input data bisa dilakukan oleh beberapa operator dari beberapa komputer.
Sediakan hp cadangan dan sistem operasi cadangan, jadi bila ada yang bermasalah bisa diganti dg yang baru.
buat semodular mungkin agar bisa menerima data per tps atau data per kelurahan/desa, karena tidak semua tps mempunyai kemampuan mengirim sms, jadi bisa dikumpulkan beberapa tps salam 1 desa/kelurahan kemudian dikirim.
untuk jumlah tps yang sangat banyak sebaiknya pengiriman dilakukan per desa.
harus ada modem khusus untuk pengiriman sms informasi kesemua saksi dilapangan.
di setiap baris desa/kelurahan harus ada informasi :
jumlah tps
jumlah saksi yg sudah ada
jumlah tps yg belum ada saksi
jumlah tps yg sudah ada data suara
jumlah tps yg belum ada data suara
ada fitur utk mengirim sms kepada saksi yg belum mengirim data suara
ada fitur untuk menandakan bahwa saksi sudah berada di tps
mampu menghapus otomatis sms yg terdapat karakter teks
mampu mendeteksi jika jumlah tps lebih besar dari tps yg terdapat di desa ybs
mampu mendeteksi otomatis bila data suara di tps lebih besar dari 600 suara.
itu hanya beberapa fitur yang sudah ada, untuk itu diperlukan pengalaman dan ketelitian dalam membuat dan menyelenggarakan kegiatan sms real count.
bila anda developeer atau programmer sms real count ? hubungi kami untuk bantuan konsultasi atau kerjasama lainnya.
Posted by aswandi on March 28, 2009 ·
bagikan
Pada software SMS Real Count Pemilu yang versi demonya bisa dilihat di http://aswandi.or.id/2009/03/21/software-nixsms-real-count-versi-demo, identifikasi saksi adalah dengan cara registrasi data nomor hp saksi pada database software, dengan cara ini saksi cukup mengirim data suara saja, tidak perlu mengirim sms berupa data kelurahan dan TPS karena sistem sudah dapat mengenali dari nomor HP-nya
Saya juga membuat SMS Real Count yang identifikasi saksi berdasarkan kode, jadi bila kode benar maka data akan dimasukkan pada desa dan TPS sesuai dengan kode desa. Pada sistem ini tidak diperlukan input data nomor hp saksi.
Posted by aswandi on March 21, 2009 ·
bagikan
Software NixSMS ada banyak varian, kali ini adalah Software NixSMS-RC, NixSMS-RC pun banyak edisi ada untuk partai, caleg, DPD dan ada berbagai tingkat mulai dari tingkat propinsi, dapil, sampai ke kabupaten/kota.
Kami menerima pembuatan Software NixSMS-RC sesuai dengan kebutuhan anda, tapi sebelum membeli coba dulu versi trialnya untuk memastikan keadalan software, pada versi trial kali ini saya adalah Software NixSMS-RC untuk kebutuhan caleg DPR RI, software ini dipesan oleh salah satu caleg DPR RI dari Golkar dan dia minta hanya ada 4 kolom data yaitu Suara Caleg, Suara Golkar DPR RI, Suara Golkar DPR Propinsi dan Suara Golkar DPR Kabupaten. Kolom2 data tersebut dapat anda tambah atau ubah melalui menu yg tersedia.
Posted by aswandi on February 5, 2009 ·
bagikan
Apa saja data yang harus dicatat dan dihitung oleh panitia TPS pada Pemilu 2009 ?
sangat banyak, bayangkan, setiap TPS harus menghitung data :
Dari Kotak Suara DPD : Jumlah suara tiap calon DPD misalnya di Sumsel ada 41 calon DPD jadi ada 41 data (ini agak ringan)
Dari Kotak Suara DPR RI :
Jumlah Suara 38 Partai ini ada 38 data
Jumlah suara caleg di tiap partai misal tiap partai rata2 ada 5 caleg maka ada 190 data
Dari Kotak Suara DPR Propinsi :
Jumlah Suara 38 Partai ini ada 38 data
Jumlah suara caleg di tiap partai misal tiap partai rata2 ada 5 caleg maka ada 190 data
Dari Kotak Suara DPR Kabupaten/Kota :
Jumlah Suara 38 Partai ini ada 38 data
Jumlah suara caleg di tiap partai misal tiap partai rata2 ada 5 caleg maka ada 190 data
maka total yang harus diinput atau ditulis adalah 724 kali.
Posted by aswandi on January 29, 2009 ·
bagikan
Pengenalan nama dan wajah dengan melalui iklan di media cetak, radio dan spanduk.
Buatlah website blog yang berisi profil lengkap, pengalaman serta foto2 kegiatan sosial politik, juga update berkala agar selalu uptodate0
Mengirim pesan2 moral atau tausyiah kepada masyarakat melalui SMS
Buat dan sebarkan VCD yang berisi Lagu2 nostalgia tempo dulu, namun diantara lagu selipkan materi kampanye misalnya biodata diri, mohon doa, dan kegiatan sosial.
Silaturahmi ke rumah2 warga langsung oleh caleg atau perwakilan timses.
Jaga data suara dengan melakukan pengumpulan data dan perhitungan data suara
Posted by aswandi on January 15, 2009 ·
bagikan
Selama ini saya berhasil membuat software SMS Real Count untuk Pilkada, selama tahun 2008 ada 7 Pilkada yang pake yaitu Kab Pilkada Lubuk Linggau, Kota Palembang, KabBanyusain, Kab Empat Lawang, Prop Sumsel, Kab OKI, dan Kab Lombok Barat. Semuanya pake SMS Engine GAMMU.
Kali ini saya lagi merancang software untuk Pemilu 2009, namun perbedaan sistem dengan Pilkada maka software ini harus dibangun dari nol. Kalo pilkada paling banyak ada 5 calon, namun pada Pemilu ada Pembagian dapil, ada 38 partai dan tiap partai ada beberapa caleg. belum lagi ada DPD.