Posted by on January 20, 2006 ·
bagikan
Dulu, saat awal-awal internet berkembang. website dibuat dengan cara mengetik kode HTML dengan menggunakan teks editor semisal NotePad. Namun saat ini sudah ada aplikasi untuk membuat website secara WISIWYG (What Is You See Is What You Get). Aplikasi ini dinamakan Web Editor misalnya MS Front Page, Macomedia DreamWever, dll.
Jadi kalo sudah ada aplikasi itu, untuk apa lagi belajar HTML. HTML tetap perlu bagi anda yang ingin membuat website sesuai keinginan anda. karena aplikasi web editor hanya bisa untuk membuat website statis, untuk yang dinamis dibutuhkan kode tambahan spt JavaScripts dan PHP.
Untuk memasukkan kode JavaScripts dan PHP kedalam website, maka diperlukan pemahaman mengenai strukur HTML.
Posted by on January 20, 2006 ·
bagikan
Agar website yang telah anda desain dapat diakses orang lain, maka website anda harus dionline-kan. Untuk meng-onlinekan website anda harus mempunyai domain dan web hosting.
Domain dan hosting ada yang gratisan dan ada yang berbayar. Web hosting yang gratisan biasanya juga memberikan nama domain. Contoh web hosting yang gratisan antara lain : www.geocities.com, www.tripod.com, www.angelfire.com, dll.
Sedangkan web hosting yang berbayar contohnya adalah : www.masterwebnet.com, www.idwebhost.com, www.kioss.com, dll.
Kelemahan web hosting yang gratisan adalah : nama domainnya menjadi panjang, aksesnya lebih lambat dan biasanya ada iklannya.
Web hosting yang berbayar juga menyediakan pelayanan penjualan nama domain. Harga untuk nama domain yang paling murah adalah Rp 50.000,- / tahun. Jadi ada masa waktunya dan bila bila lewat masa waktu domain tsb tidak diperpanjang maka domain anda akan dihapus yang mengakibatkan website anda tidak dapat diakses.
Untuk web hosting, harga yang paling murah adalah Rp 5.000,-/bulan.
Kalo anda sudah mendapatkan domain dan hosting, anda bisa segera mengirim file web anda ke web hosting. File2 dokumen web anda bisa dikirim melalui FTP atau File Manager.
Posted by on January 20, 2006 ·
bagikan
Untuk membuat website, dibutuhkan tim yang terdiri dari :
1. divisi desain content
2. divisi web programer
3. divisi web design
divisi web content bertanggung jawab masalah struktur data dan isi website. biasanya divisi ini bisa diamanahkan kepada perwakilan dari klien, misalnya karyawan dari perusahaan yang memesan website.
divisi web programer adalah group atau seseorang yang bertugas menulis script dan desain database. untuk menjadi web programer minimal harus memahami : php, mysql, css, dan javascript.
divisi web designer adalah group atau seseorang yang bertanggung jawab dengan tampilan web. skill yang harus dikuasai adalah Adobe Photoshop, Macromedia Swish, css dan MS FrontPage.
Ke-3 divisi diatas bisa dikerjakan sendirian, tapi hanya untuk website yang tidak begitu kompleks dan waktu tidak begitu mendesak.
Kalo saya sendiri, untuk membuat website saya menggunakan aplikasi2 ini:
1. Adobe Photoshop
2. Macromedia Flash
3. Swish
4. PHP
5. mySQL
6. MS FrontPage
Posted by on January 20, 2006 ·
bagikan
CMS(Content Management Software) adalah sekumuplan source code untuk membuat website instan. CMS paling banyak menggunakan PHP dan mySQL.
berikut ini review dari saya pribadi mengenai beberapa CMS :
1. PHP-Nuke
ini merupakan Bapaknya CMS, namun sekarang kalah ngetop dibandingkan CMS lain.
2. Post-Nuke
Pengembangan dari PHP-Nuke, jauh lebih modular dan aman. banyak sekali themes dan modul-nya. bagus juga
3. Aura-CMS
Asli buatan anak Indonesia, simpel dan bagus untuk yang ingin mempelajari jeroan CMS. atau ingin mempelajari script php untuk pemula.
4. Mambo
Ini menurut saya CMS yang paling bagus, full javascript.
namun sekarang diganti namanya menjadi Joomla.
5. Joomla
saat saya menulis artikel ini versi-nya baru sampai 1.04 tapi sudah keren banget. teman2 saya juga banyak bilang ini paling bagus. bahkan ada bukunya dijual di gramedia.
saya mengumpulkan template untuk joomla ini di
http://staf.palcomtech.com/aswandi/joomla/templates.rar
silahkan donlot