Menentukan sampel untuk Quick Count Pilpres

foto-pelatihan-quick-count

foto-pelatihan-operator-quick-count

Bagaimana cara menentukan jumlah sample TPS untuk even QUICK COUNT PILPRES, pertama tentukan jumlah TPS se Indonesia dan parameter statistik-nya. berikut ini datanya:

  • Jumlah TPS = 478.829
  • Margin Error = 1%

Untuk menentukan jumlah TPS yang akan dijadikan sampel, rumus yang biasa digunakan adalah rumus SLOVIN yaitu :

rumus-quick-count-pilpres-2

rumus-quick-count-pilpres-2

dari hasil perhitungan excel dengan rumus excel : = D14/(1+(D14*D15*D15))

rumus-quick-count-pilpres

rumus-quick-count-pilpres

jadi jumlah sampel ideal untuk pilpres 2014 di Indonesia adalah 9795 TPS, namun sayangnya tidak ada satupun lembaga survey yang mengambil sampel sebanyak itu, lihat saja SMRC paling banyak 4.000 TPS, LSI, RRI ,Indikator, CSIS-Cyrus, Populi Center, PolTracking, Kompas dan JSI semuanya 2000 TPS, sedangkan Puskaptis 1.250

makin banyak jumlah sampel tentukan makin akurat, namun bukan jumlah sampel satu2nya yang menentukan akurasi, pertimbangan lain adalah ketepatan menentukan TPS mana saja yang akan dijadikan sampel.

Lantas mengapa lembaga survey tersebut mengambil sampel yang tidak sampai separuh dari sampel yg direkomendasikan, menurut saya pertimabangan mereka selain biaya juga melihat keragaman pemilih atau pemilih indonesia tingkat homogennya tinggi. maka bisa pakai rumus Estok Navitte Cowan :

 

rumus-quick-count-pilpres

rumus-quick-count-pilpres

rumus ini bisa di hitung pake EXCEL, rumusnya =(J3*J3*J4*(1-J4)*J5)/(J3*J3*J4*(1-J4)+(J5-1)*J6*J6), tinggal disesuaikan dg excel anda, bila ingin file excel ini silahan emaill ke aswandiweb@gmail.com

parameternya :

E = sampling error

Z= tingkat kepercayaan yang dipakai , angkanya sudah ditentukan

  • tingkat kepercayaan 90% maka Z = 1.65
  • tingkat kepercayaan 95% maka Z = 1.96
  • tingkat kepercayaan 99% maka Z = 2.58

p = tingkat heterogen pemilih, angka mulai dari 0 sampai dg 0.5, pemilih makin homogen maka angka 0 kecil dan makin heterogen maka angka p besar. untuk mengetahui tingkat heterogen pemilih bisa dilihat jumlah pemilih prabowo dan jokowi di setiap tps di 1 kecamatan tidak jauh berbeda.

ambil contoh bila ditentukan p =0,5 artinya tingkat keberagaman pemilih sangat tinggi, dan sampling error 1 % atau 0.01, tingkat kepercayaan 95% maka hasilnya :

rumus-quick-count-pilpres

rumus-quick-count-pilpres

 

dibutuhkan 9415 TPS untuk sampel quick count.

namun bila tingkat heterogen kecil atau atau ambil nilai 0.1 maka hanya dibutuhkan 3433 sampel TPS, lihat hasilnya dibawah

rumus-quick-count-pilpres

rumus-quick-count-pilpres

setelah dapat angka 3433 tps, maka tentukan jumlah tps di tiap provinsi dengan metodologi PROPOSIONATE STRATIFIED RANDOM SAMPLING (PSRS), hitungnya ga perlu pake aplikasi canggih SPSS dll, pake excel aja bisa ini hasilnya:

real-count-pilpres

real-count-pilpres

ok cukup sampai sini, selanjutnya tentukan TPS di tiap provisinsi dengan mempertimbangkan suku, agama dan tingkat pendidikan.

by Aswandi.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Aswandi Blog © 2015 Frontier Theme